COD berakhir Petaka Bagi Kurir Paket Di Rokan Hulu

2 Menit Membaca
Penting: Berita ini disusun berdasarkan informasi terkini yang tersedia pada saat peliputan. Perkembangan situasi dapat berubah seiring waktu. Kami akan terus memperbarui informasi secara berkala, dan pembaca disarankan untuk mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal ini.

Seorang kurir ekspedisi J&T Cargo di Kabupaten Rokan hulu berinisial M (23) melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya setelah mengantar paket Cash on Delivery (COD) ke pelanggan. Kejadian itu berlangsung di pinggir jalan simpang RSI jalan Lingkar Kecamatan ujung batu,(17/2/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepada pihak kepolisian, korban mengaku sempat menyampaikan informasi baik dengan penerima paket org tua berinisial RN, melalui pesan WhatsApp sebelum akhirnya bertemu langsung saat pengantaran kerumah yg memesan paket. Perselisihan yang awalnya hanya lewat mulut, kurir pun pergi meninggal kan Rumah penerima paket ,dan beberapa saat kemudian ,kurir menerima telfon dari yg nomor tidak di kenal , berubah menjadi konfrontasi fisik di lapangan tepatnya di simpang jalan PT.RSI jln lingkar desa suka damai ujung batu, dengan 4 orang salah Satu nya adalah Inisial (RN) dan terjadi diduga pemukulan yg mengakibatkan pengantar paket terluka di bagian kepala yg mengeluarkan Darah.

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Ujung batu. Foto saat kurir mengalami pendarahan di RS beredar luas di media sosial, dan sempat menjadi perhatian publik di Rokan hulu

Korban pengantar paket berharap mendapat perlindungan hukum dan keadilan atas yg di alaminya.

Iya juga mnyampaikan ke agar kiranya dalam penanganan kasus ini mendapatkan Keadilan seadil adilnya diwilayah hukum rokan hulu.

(IR)

Bagikan Artikel Ini
Follow:
Jurnalis lapangan dengan fokus pada isu sosial dan peristiwa daerah. Berkomitmen menyampaikan fakta secara jujur dan mendalam.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version