BSI Area pekanbaru ikut Hadir RAT Koperasi Merah Putih kelurahan Tuah Karya dan siap mendukung kemajuan koperasi yang berbasis Digital dan Modrn

4 Menit Membaca
Penting: Berita ini disusun berdasarkan informasi terkini yang tersedia pada saat peliputan. Perkembangan situasi dapat berubah seiring waktu. Kami akan terus memperbarui informasi secara berkala, dan pembaca disarankan untuk mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal ini.

Pekanbaru Rohulnews.com— Upaya penguatan ekonomi berbasis digital untuk komunitas kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Desa Merah Putih Kelurahan tuah karya kec. Tuah Madani kota pekan baru , Selasa (14 april 2026).

Forum tertinggi dalam struktur koperasi ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penegasan arah strategis pengembangan koperasi desa kelurahan sebagai pilar ekonomi rakyat yg berbasis digital.

Rapat yang dipimpin Ketua Sidang afrizal,  dan didampingi Sekretaris RAT hj Yurlis elok, Perwakilan Bank BSI Area Pekanbaru Ilham refner S.Sos.M,Si, berlangsung dengan suasana partisipatif.
Lurah Nanda,  menegaskan pentingnya tata kelola koperasi yang amanah, transparan, dan berdampak luas. Ia mengingatkan bahwa koperasi desa kelurahan memiliki tanggung jawab moral karena sumber pendiriannya berkaitan dengan dukungan publik.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa koperasi desa bukan sekadar lembaga usaha, melainkan instrumen pemberdayaan sosial ekonomi yang harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Mulai dari akses permodalan, penguatan UMKM, hingga stabilisasi ekonomi keluarga.

Hadir sebagai narasumber, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Pekanbaru khairul Kabid kelembagaan , menyoroti posisi strategis koperasi desa tuah karya dalam ekosistem ekonomi nasional.

Menurutnya, penguatan koperasi di tingkat desa merupakan bagian dari strategi pembangunan inklusif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan objek pembangunan.

Ia menekankan bahwa koperasi modern yg berbasis digital harus adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk memanfaatkan digitalisasi, meningkatkan kapasitas manajemen, serta membangun jejaring usaha yang lebih luas, apalagi di bantu dengan teknologi bank Bsi saat ini menjadi treen di kalangan anak anak muda saat ini, pungkasnya.
“Koperasi yang sehat bukan hanya tertib administrasi, tetapi juga memiliki visi usaha yang berkelanjutan dan mampu bersaing,” jelasnya.

Pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 ini juga menandai konsolidasi kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih yang telah mengantongi legalitas resmi melalui Surat Keputusan AHU Nomor AHU-0017719.AH.01.29. Tahun 2025. Legalitas tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kepercayaan anggota sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.

Secara nasional, keberadaan koperasi kelurahan tuah karya semakin dipandang strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi akar rumput. Pemerintah terus mendorong revitalisasi koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, sejalan dengan amanat konstitusi yang menempatkan usaha bersama berdasar asas kekeluargaan sebagai landasan sistem ekonomi Indonesia.

Forum RAT di afrizal  mencerminkan praktik baik tata kelola koperasi yang akuntabel dan partisipatif. Tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, rapat anggota juga berfungsi sebagai ruang pendidikan demokrasi ekonomi bagi masyarakat. Di sinilah anggota belajar memahami laporan keuangan, menilai kinerja pengurus, serta menentukan arah kebijakan organisasi secara kolektif.

Semangat kebersamaan yang terlihat sepanjang kegiatan menjadi sinyal optimisme bahwa koperasi desa mampu menjadi lokomotif kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan profesional dan dukungan anggota, koperasi di tingkat lokal berpotensi berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak regional bahkan nasional.

Hadir juga narasumber Dari Bank Syariah Indonesia Area Pekanbaru, menyampaikan dalam RAT di koperasi Tuah karya, sebagai bentuk komitmen perbankan dalam membantu pengembangan koperasi Tuah karya dengan layanan Gerai koperasi merah putih berbasis teknologi digital yg modern adaptif terhadap perubahan zaman ,meningkatkan kapasitas manajemen, serta membangun jejaring usaha yang lebih luas di tengah tengah Masyarkat pungkas (Ilham refner).
Melalui RAT ini,koperasi merah putih tuah karya  afrizal menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh, meningkatkan pelayanan kepada anggota, dan memperluas manfaat bagi masyarakat. Langkah kecil dari kelurahan tuah karya  tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana ekonomi gotong royong tetap relevan dan justru semakin dibutuhkan di tengah dinamika ekonomi modern yg berbasis digital. (RN)

Bagikan Artikel Ini
Follow:
Jurnalis lapangan dengan fokus pada isu sosial dan peristiwa daerah. Berkomitmen menyampaikan fakta secara jujur dan mendalam.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version